Seafood, Makanan Olahan dari Laut yang Banyak Disuka

Makanan laut atau seafood merupakan olahan bahan yang diambil dari laut. Tak hanya hewan, tumbuhan laut, seperti agar laut pun mulai banyak yang menyukainya. Hasil laut tersebut bisa dari hasil budidaya, dipancing, atau ditangkap. Makanan laut merupakan sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral (seng, zat besi, selenium, magnesium, dan iodium).

Di Indonesia banyak olahan seafood. Orang tak sulit untuk mencarinya karena sudah banyak restoran makanan hasil budidaya laut tersebut. Restoran seafood tak hanya bisa didapatkan di kota pesisir, di kota yang jauh dari laut pun, seperti Bandung sangat mudah mendapatkan restoran tersebut.

Restoran Seafood banyak pilihannya. Tak hanya kelas restoran, restoran ini pun banyak yang buka di kaki lima. Banyak ragamnya yang dijual seperti kepiting, udang, kerang, ikan laut, lobster dan lain-lain. Cara penyajiannya pun bermacam-macam ada yang dibakar, digoreng, tumis atau dicampur dengan bahan lain seperti nasi goreng.

seafood
Ikan Makarel. Foto https://id.wikipedia.org/wiki/Boga_bahari

Makanan laut ada juga yang diproses terlebih dahulu melalui pengeringan dan penggaraman. Jenis makanan ini banyak dijual di pasar-pasar seperti udang kering, ikan asin, cumi asin

Ada juga yang melalui proses perendaman dengan cuka atau minyak, seperti carpaccio, ceviche, dan pekelharing. Adapun makanan laut yang difermentasi di antaranta kecap ikan, dan narezushi.

Di Jepang, ikan disajikan masih mentah dan segar. Makanan tersebut seperti sashimi, sushi, atau campuran selada.

Beragam seafood bisa didapatkan hampir di semua negara di seluruh dunia. Di Indonesia misalnya ada tekwan, pempek, otak-otak, sambel be tongkol, be pasih mepanggang. Di Jepang ada sashimi, sushi, tempura, kamaboko. Begitu juga di Korea ada maeun-tang, okdom-gui. Kemudian di Kamboja ada samla mchou banlé, dan khor trey.

Di Malaysia ada Siakap Kukus, yong taufu. Kemudian di Myanmar ada mohinga. Di Singapura ada kepiting lada hitam, yong taufu. Bergeser ke Thailand ada tom yam, tom som pla. Tak ketinggalan di Vietnam afa canh chua cha, chạo tôm cuốn, cá chiên, dan nước mắm gừng.

Seafood di Eropa

Bergeser ke belahan benua Eropa. Di Bulgaria ada Tikvitchki s Anshoa. Kemudian Di Italia ada Brodetto di Pesce Veneziano. Di Jerman ada Hamburger Aalsuppe. Kalau di Prancis ada Bouillabaisse, Anguille Médocaine, Morue à la Bordelaise, Saumon en Pain de Caudebec, Alose au Four.

Kemudian di Polandia orang mengenal Sledz w Smietanie. Di Portugal Caldeirada. Begitu juga di Spanyol ada seafood yang bernama Caldereta, Lubina a la Santanderina. Di Turki ada Balık Corbasi Bodrumlı. Di Yunani ada Kakaviá, Athenaikí Mayonaísa.

Tidak semua seafood sehat dan aman dimakan. Ada beberapa makanan laut yang jika sering dikonsumsi dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Banyak makan jenis seafood ini berisiko tinggi terkena pirai.

Satu tanggapan untuk “Seafood, Makanan Olahan dari Laut yang Banyak Disuka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.