Sambal Ayam Simpang Baleendah yang Mantap

KEDAI Ayam Simpang memang jauh dari hiruk pikuk Kota Banndung. Kedai ini berada di Baleendah, atau tepatnya di Jalan Siliwangi, Baleendah, Kabupaten Bandung. Namun jangan salah, soal rasa ayam goreng ataupun bakar di sini tak kalah kelezatannya. Sepotong ayam plus lalapan dan sambal bisa membuat ngiler siapa pun yang melihatnya.

Kedai Ayam Simpang Beleendah tepat berada di simpang empat Jalan Terusan Bojongsoang dan Jalan Siliwangi. Kedainya tidak terlalu besar. Ciri khas kedai ini orang yang membakar atau menggoreng ayam langsung terlihat dari luar.

Ayam bakar Ayam Simpang Baleendah, Kabupaten Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat
Ayam bakar Ayam Simpang Baleendah, Kabupaten Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Harum bakar atau goreng ayam langsung tercium saat memasuki kedai ini. Kedai ini tidak seperti restoran lainnya, tapi lebih seperti ruko yang difungsikan untuk kedai ayan bakar atau goreng. Dari jalan terlihat terbuka, sehingga aktivitas di sana bisa terlihat dengan jelas.

Di kedai yang tidak terlalu besar ini pengunjung bisa memilih tempat di meja yang telah disediakan. Ruangan lain yang agak terpisah juga tersedia di sini. Ruangan ini belakangan hadir setelah pendirian kompleks ini di samping Ayam Simpang.

Sebelum itu bisa pesan dulu di bagian depan kedai ini. Sebuah etalase lengkap dengan daging ayam, tahu, tempe, dan yang lainnya telah tersedia di sana. Pengunjung tinggal memilihnya, kemudian meminta pada pelayannya untuk menggoreng atau membakarnya. Setelah itu pengunjung tinggal menunggunya.

Di sini juga tersedia minuman dingin yang menyegarkan berbagai merek yang tersimpan di sebuah lemari dingin. Kemudian ada juga es campur. Kalau mau tinggal pesan kepada pelayannya yang menuggunya di sana.

Pesanan biasanya datang agak lama. Namun kesabaran bisa langsung terbayar setelah menyantap ayam bakar atau goreng yang diantarkan pelayan. Ayam bakar, tahu, tempe, lalapan dan jangan lupa sambalnya jika sudah ada di meja bisa langsung disantap.

Rasanya tentu saja lezat. Ayam bakarnya empuk. Bumbunya juga meresap sehingga sangat terasa di mulut. Bagaimana samblanya? Ini dia salah satu daya tarik Ayam Simpang. Sambal terasinya sangat mantap. Pedas dan rasa terasinya sangat khas. Belun lagi lalapan yang segar. Ditambah lagi tahu atau tempe. Di sini juga tersedia jeroan jika mau.

Untuk satu potong ayam bakar maupun goreng harganya Rp 17.000. Kalau tambah tahu dan tempe harganya menjadi Rp 21.000. Penikmat ayam bakar bisa juga membukungkusnya untuk dibawa pulang. Dalam kotak hijau biasanya berisi nasi timbel, lalapan, sambal, dan bisa ditambah tahu dan tempe. Nasi timbelnya yang benar-benar harum sangat mengundang selera. Coba saja.

Bagaiman? Mau? *

Ayam Simpang Baleendah

  • Tersedia ayam bakar
  • Tersedia ayam goreng
  • Tersedia jeroan
  • Tersedia lalapan
  • Tersedia perkedel
  • Tersedia tahu
  • Tersedia tempe
  • Tersedia nasi timbel
  • Tersedia minuman segar

Sekarang Ada Lho Amplang Buat yang Tidak Suka Ikan

Amplang adalah makanan tradisional yang terbuat dari ikan. Makanan ringan khas Samarinda. Makanan ini mulai diperkenalkan rumah-rumah industri di Samarinda pada 1970-an. Makanan ini terus menyebar di Kalimantan Timur. Kemudian ke Kalimantan Utara dan pesisir timur Sabah, Malaysia.

Sebenarnya bahan utama amplang adalah ikan belida, namun karena ikan tersebut sudah mulai langka, bahannya diganti dengan ikan tenggiri atau ikan gabus. Ikan tersebut dicampur dengan tepung kanji dan bahan-bahan lainnya, dan kemudian digoreng.

Amplang. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat
Amplang. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Sekarang amplang menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Samarinda. Namun untuk mendapatkan amplang tidak harus ke sana karena di supermarket-supermarket di kota besar seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, atau Medan pun sudah dijual.

Selain di supermarket, amplang juga banyak yang menjualnya lewat online seperti di media sosial atau laman jual beli seperti bukalapak.com atau tokopedia.com. Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung banyaknya, tapi ada yang menawarkan sekantung amplang harganya Rp 110.000.

Untuk mencarinya gampang, tinggal masuk ke bukalapak.com, kemudain cari di kotak pencarian dengan memasukan kata kunci amplang. Maka di halaman itu akan muncul berbagai varian amplang, penjualnya, dan tentu saja harganya. Jadi mana yang disukai tinggal dipilih.

Para pembuat amplang tidak terpaku pada rasa orisinal (rasa ikan, amplang kuku macan) yang telah lama menjadi buruan para wisatawan. Kini mereka juga membuat amplang dalam berbagai varian rasa seperti rasa rumput laut atau rasa kepiting.

Sebuah produsen amplang, Bontings telah membuat amplang rasa rumput laut. Rasa tersebut untuk memberikan pilihan bagi yang tidak terlalu suka rasa atau aroma ikan, atau juga karena alasan kesehatan.

Harga amplang yang dijual Botings bervariasi misalnya amplang kecil yang terdiri dari dua varian ikan tengiri dan rumput laut yang dijual dalam kemasan plastik berdimensi 12 cm x 16 cm harganya Rp 5.000. Adapun amplang tanggung dengan rasa yang sama harganya Rp 10.000. Amplang besar dijual Rp 20.000 dan amplang jumbo dijual Rp 39.000. *

Kupat Tahu Ini Cikal Bakalnya dari Mangunreja

DI Bandung banyak pedagang kupat tahu. Satu di antaranya adalah kupat tahu yang cikal bakalnya berasal dari Mangunreja, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Kupat tahu ini sudah terkenal ke mana-mana karena rasanya.

Untuk mendapatkan seporsi kupat tahu mangunreja ini, penikmat makanan tradisional ini harus pergi ke Tasikmalaya. Kedai Kupat Tahu Mangunreja berada di tepi jalan raya Bandung Tasikmalaya. Posisinya sudah tidak terlalu jauh ke Singaparna jika dari arah Bandung.

Kupat Tahu Gempol, Jalan Gempol Kulon, Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat
Kupat Tahu Gempol, Jalan Gempol Kulon, Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Namun, jika enggan ke sana, di Bandung ada pedagang kupat tahu yang mengaku cikal bakalnya berasal dari sana. Pemilik kupat tahu Gempol di Jalan Gempol mengaku resep kupat tahu yang kini dijualnya merupakan kupat tahu dari Mangunreja.

“Kupta tahu ini memang cikal bakalnya dari sana. Kebetulan kami memang asli dari sana. Alhamdulillah sampai sekarang masih banyak dicari,” ujar pemilik tahu Gempol Yayah seperti diungkapkan pada Tribunnews.com, 13 November 2014.

Kupat tahu Gempol juga sudah terkenal ke mana-mana. Kedai kupat tahu yang dekat dengan perumahaan di Jalan Gempol ini kerap dikunjungi wisatawan luar Bandung dan orang Bandung sendiri.

Satu lagi pedagang kupat tahu yang mengaku cikal bakalnya dari Mangunreja adalah Deni. Deni pedagang Kupat Tahu Jembar di Jalan Sekelimus Utara, ini terang-terangan mengaku kupat tahu yang dijualnya adalah kupat tahu Mangunreja.

Deni berjualan dekat rel kereta api yang sudah tidak terpakai. Dia mulai berjualan mulai pukul 06.00 hingga habis. Deni mengaku berdagang kupat tahu sudah 12 tahun. Awalnya, dia tidak menetap di tempat sekarang tapi berkeliling. Kupat tahunya kemudian dia beri nama kupat tahu Jembar.

Deni menjual kupat tahu satu porsinya Rp 6.000. Dia menjamin tahu yang dijualnya tidak mengandung formalin. Dia mengaku membeli tahu langsung dari pabriknya di Cibuntu. “Saya selalu membeli tahu yang tanpa pengawet,” katanya seperti dikutip serbabandung.com, Sabtu (27/06/2015). *

Cilok Goang Tasik Merambah Bandung

CILOK Goang mulai merambah kota Bandung. Terbukti sekarang sudah ada roda Cilok Goang yang menclok di kota ini. Satu di antaranya di Jalan Terusan Buahbatu, tak jauh dari jalan layang tol. Roda ini berjejer dengan penjual kuliner lainnya seperti pecel lele.

Cilok ini berasal dari Tasikmalaya. Cilok ini mulai tren karena rasanya yang pedas, dan penyajiannya berbeda dengan cilok kebanyakan. Di Tasikmalaya, sudah banyak pedagang cilok ini, satu di antanya di Jalan BKR.

Cilok Goang
Cilok Goang. |Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Cilok ini tidak seperti biasanya. Cilok biasanya dicolok (ditusuk) kemudian dicelupkan ke sambal kancang, tapi cilok ini diberi kuah bakso. Selain itu dalam penyajian ada tambahan lain seperti pangsit, tahu, ceker, siomay, dan tulang ayam.

Pembeda lainnya adalah sambal khas Tasikmalaya. Kuah yang didalamnya sudah terisi campuran cilok dan yang lainnya bisa ditambahkan saus ini untuk menambah kenikmatan saat menyantap cilok ini. Sebetulnya sambal ini tida terlalu beda rasanya dengan sambal cilok yang beredar selama ini di Bandung.

Cilok Goang memberikan pilihan menu, di antaranya adalah Cilok Goang spesial yang di dalamnya terdiri dari pangsit, tahu, ceker, siomay, dan tulang ayam. Untuk mendapatkan menu pembeli harus membayar Rp 10.000. Menu spesial ini disajikan dalam mangkuk lengkap dengan kuah yang harum menggoda.

Menu lainnya adalah Cilok Goang original. Cilok ini berkuah yang dilengkapi dengan pangsit, tahu, ceker, dan siomay. Menu ini berbeda dengan menu cilok spesial tidak menyertakan tulang ayam. Harga satu porsi cilok ini Rp 8.000.

Cilok Goang juga menjual cilok bumbu kacang. Cilok ini orisinal. Dari segi penyajian dan bumbunya, cilok ini seperti cilok-cilok lainnya yang dijual di Bandung. Namun ada pembedanya sedikit, cilok ini menyertakan perasan jeruk purut. Satu porsinya cilok ini dijual Rp 8.000.

Menu yang ini juga agak berbeda dengan cilok lainnya. Namanya cilok balodo. Kalau dari namanya cilok ini pasti pedas. Cilok ini adalah cilok goreng dilamuri bumbu balado. Seporsinya cilok balado Rp 10.000.

Bagaimana? Mau Coba? Oh, iya, harga yang tercantum di atas mungkin saja sudah diubah oleh pengelolanya. *

Cilok Goang Tasik

  • Cilok Goang spesial Rp 10.000
  • Cilok Goang original Rp 8.000
  • Cilok bumbu kacang Rp 8.000
  • Cilok balodo Rp 10.000

Harga yang tercantum di atas mungkin saja sudah diubah oleh pengelolanya

Kedai Bakso Ceker Braga yang Buka hingga Subuh

JARANG ada kedai bakso yang buka hingga subuh. Di Bandung ada sebuah kedai yang buka hingga pukul 04.00. Lokasinya juga berada di tengah kota, di simpang empat Jalan Braga, Jalan Suniaraja, dan Jalan Tamblong. Cocok bagi penggemar hiburan malam di kawasan itu untuk sebentar mampir ke kedai ini.

Nama kedai ini tidak terlalu jelas. Namun di bagian depan kedai ini tertulis Warung Baso Ceker Braga. Kedai ini tepatnya berada di Jalan Suniaraja Timur No. 1, di depan toko Center Point. Sebelah bekas gedung bioskop Braga Sky, dan diskotek. Warung Baso Ceker Braga buka mulai dari pukul 11.00 hingga pukul 04.00 subuh.

Bakso Ceker Braga. | Foto serbabandung.com #serbabandung
Bakso Ceker Braga. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Kedai ini memang tidak terlalu terlihat jika tidak teliti. Bangunannya berada di pojok. Namun warna hijau muda kombinasi kuning menjadi pembeda dengan tempat yang masih satu bangunan dengan kedai ini. Kedai ini menyatu dengan Gedung I am Beer.

Untuk menuju ke kedai ini pengunjung bisa lewat Jalan Braga. Dari jalan ini tinggal belok kiri. Jangan jauh-jauh karena kedai itu tepat berada di belokan itu. Kalau beruntung mendapatkan tempat parkir di Jalan Braga, tinggal berjalan kaki karena jaraknya tidak terlalu jauh.

Kedai inipun bisa ditempuh dari Jalan Perintis Kemerdekaan. Dari simpang empat Jalan Wastukencana-Braga belok kiri. Kemudian lurus saja. Kendaraan sebaiknya dipelankan jika sudah dekat simpang empat kemudian bisa mencari tempat parkir.

Bagi penyuka mi kocok kedai ini sangat cocok. Mi kocok di sini lengkap ditambahkan kikil dan bakso. Biasanya mi kocok hanya ditambahkan kikil saja. Untuk menambah rasa nikmat mi kocok ini pun dicampur tauge.

Tidak seperti kebanyakan kuah mi kocok yang keruh, di sini kuahnya justru bening. Tapi perbedaan tersebut tak mengurangi kenikmatan mi kocok ini. Mi kocok di sini harganya berada di kisaran Rp. 23.000-26.000.

Di sini juga tersedia mi bakso yamin, bihun, tulang rusuk, ceker, babat, atau bakso komplet. Tersedia juga kerupuk penambah kenikmatan menu yang tersedia di sini. Pengunjung juga bisa pesan aneka jus di kedai yang berada di kawasan bersejarah ini.

Bakso Ceker Braga
Jl. Suniaraja No. 1

Ayam Penyet Surabaya juga Ada di Bandung

AYAM penyet Surabaya juga ada di Bandung. Jika tertarik ingin mencicipi kedai ayam penyet ini ada di Jalan ABC, dekat Sungai Cikapundung. Di sini juga tersedia Mie Jogja Pak Karso.

Ayam penyet dan Mie Jogja di sini bisa juga dipesan dari rumah. Satu kotak ayam penyet berisi sepotong ayam penyet, lalapan, sambal terong, tahu, serundeng, dan nasi. Ada juga sambal dan kecap yang disimpan dalam plastik terpisah. Di kotak tersebut tersedia juga sendok, garpu, tisu, dan tusuk gigi.

Ayam Penyet Surabaya.
Ayam Penyet Surabaya. | Foto kulinernikmat.com

Tak hanya ada ayam penyet, di sini juga tersedia bebek penyet. Harganya relatif terjangkau berada di kisaran Rp 21.000-25.000. Sambalnya pun menggoda selera para penikmat ayam penyet.

Mie jogja di sini ada beberapa varian, mi goreng, mi godog, dan bihun goreng. Di sini juga tersedia nasi goreng. Harganya berada di kisaran Rp 17.000-18.000. Tapi kalau konsumen ingin menambahkan daging bebek harus menambah lagi Rp 1.000, dan jika ingin menambah daging sapi harus menambah Rp 2.000.

Kedai ayam penyet di Jalan ABC No 103 tak jauh dari Sungai Cikapundung. Kedai ini sudah terlihat sebelum Pasar Elektorik Banceuy. Dekat penjual sepeda bekas yang biasa memarkirkan sepedanya di sana.

Wong Solo Group adalah pemilik Ayam Penyet dan Mie Jogja Surabaya. Perusahaan ini berkantor pusat di Jalan Gajah Mada, Medan. Wong Solo Group juga memiliki brand kuliner lainnya, yakni Iga Bakar Mas Giri, Angkringan Jogokaryan, Sambal Lalap, dan Ayam KQ5.

Kemasan makanan yang diproduksi Wong Solo Group memiliki kemiripan dalam pemilihan huruf dan warna. Di setiap kardus selalu tertera tulisan “Halalan Thayyibah”. Kemasan produksi pertama Wong Solo Group yakni Ayam Bakar Wong Solo juga seperti itu.

Di Bandung, Wong Solo Group membuka Ayam KQ5. Kedai ini berada di Jalan Soekarno Hatta No. 617, dekat RS Al Islam. Ayam Bakar KQ5 menawarkan menu favorit, ayam bakar hanya Rp 14.000, yang terdiri dari nasi, ayam, tahu goreng, oseng tempe, sambal terong, lalap, dan sambal. *

Ayam Penyet di Cikapundung

  • Ayam penyet surabaya
  • Bebek penyet surabay
  • Mie Jogja Pak Karso
  • Mi goreng
  • Mi godog
  • Bihun goreng
  • Nasi goreng

Sambal Cibiuk, Sambal Tomat Hijau yang Lezat

SAMBAL Cibiuk sudah terkenal ke mana-mana. Sambal ini merupakan campuran dari tomat hijau, daun kemangi, cabai rawit hijau dan terasi. Rasanya sudah pasti pedas, dan aroma terasinya sangat menggoda siapa pun untuk menyantapnya.

Sambal ini bisa diperoleh di Rumah Makan Cibiuk. Rumah Makan Cibiuk adalah rumah makan yang menyajikan masakan khas Sunda. Terutama di Bandung rumah makan ini mulai tersebar ke beberapa kawasan.

Rumah Makan Cibiuk di Jalan Soekarno Hatta. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat
Rumah Makan Cibiuk di Jalan Soekarno Hatta. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Di Bandung ada lima rumah makan Cibiuk, yakni di Jalan Lengkong Besar, Jalan Prof. Eyckman, Jalan Soekarno-Hatta, Food Court Pasar Baru Jalan Oto Iskadardinata, dan Jalan Badak Singa. Rumah makan Cibiuk juga ada di 19 kota di Indonesia. Plus yang di Malayasia. Hingga kini Rumah Makan Cibiuk sudah memiliiki 43.

Mengapa namanya Cibiuk? Sambal itu memang mulai dikenal di sebuah kecamatan, namanya Kecamatan Cibiuk. Cibiuk merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Garut. Kecamatan ini memilik lima desa, yakni Cibiuk Kaler, Cibiuk Kidul, Cipareuan, Lingkungpasir, dan Majasari.

Dalam tulisan “Sambal Cibiuk, Warisan Leluhur di Kaki Gunung Haruman” karya Mida Mardhiyyah di Kompasiana, 10 September 2013, disebutkan yang pertama kali memperkenalkan sambal ini adalah seorang penyebar Islam di Cibiuk, Syekh Ja’far Shidiq. Sambal terus dilestarikan oleh putrinya bernama Nyimas Ayu Fatimah.

Ciri khas sambal ini selain warnanya hijau karena pengaruh tomat hijau juga ulekannya tidak terlalu halus. Sambal ini membuat acara makan akan semakin nikmat. Apalagi nasi yang disajikan masih hangat. Cocolkan ke sambal itu, nasi itu akan terasa beda rasanya. Pokoknya nikmat sekali.

Yang mulai mengembangkan Rumah Makan Cibiuk adalah H. Iyus Ruslan. Pada 1999, Iyus mengawali bisnisnya dengan cara menyewa sebuah warung kecil. Bisnis kuliner Iyus terus berkembang hingga rumah sewaannya itu menjadi warung nasi sederhana yang kemudian menjadi rumah makan yang tersebar di berbagai kota.

Menu khas Cibiuk lainnya adalah gurami goreng, ayam bambu, ayam goreng, dan tentu saja minuman yang menyegarkan. Suasana rumah makannya, terutama yang di Jalan Soekarno Hatta, bernuansa pedesaan, juga menjadi daya tarik. Terutama saung dan duduk lesehannya menambah nikmat santapan di sana. *

Rumah Makan Sambal Cibiuk

  • Jalan Lengkong Besar No. 6-8
  • Jalan Prof. Eyckman No. 5 / 3, Cipaganti
  • Jalan Soekarno-Hatta No.508
  • Food Court Pasar Baru, JL Otista
  • Jalan Badak Singa No. 2, Coblong

BAHAN TULISAN: http://www.kompasiana.com/midamardhiyyah/sambal-cibiuk-warisan-leluhur-di-kaki-gunung-haruman_552a7d64f17e61f114d623d6, http://cibiuk.co.id/