Sambal Cibiuk, Sambal Tomat Hijau yang Lezat

SAMBAL Cibiuk sudah terkenal ke mana-mana. Sambal ini merupakan campuran dari tomat hijau, daun kemangi, cabai rawit hijau dan terasi. Rasanya sudah pasti pedas, dan aroma terasinya sangat menggoda siapa pun untuk menyantapnya.

Sambal ini bisa diperoleh di Rumah Makan Cibiuk. Rumah Makan Cibiuk adalah rumah makan yang menyajikan masakan khas Sunda. Terutama di Bandung rumah makan ini mulai tersebar ke beberapa kawasan.

Rumah Makan Cibiuk di Jalan Soekarno Hatta. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat
Rumah Makan Cibiuk di Jalan Soekarno Hatta. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Di Bandung ada lima rumah makan Cibiuk, yakni di Jalan Lengkong Besar, Jalan Prof. Eyckman, Jalan Soekarno-Hatta, Food Court Pasar Baru Jalan Oto Iskadardinata, dan Jalan Badak Singa. Rumah makan Cibiuk juga ada di 19 kota di Indonesia. Plus yang di Malayasia. Hingga kini Rumah Makan Cibiuk sudah memiliiki 43.

Mengapa namanya Cibiuk? Sambal itu memang mulai dikenal di sebuah kecamatan, namanya Kecamatan Cibiuk. Cibiuk merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Garut. Kecamatan ini memilik lima desa, yakni Cibiuk Kaler, Cibiuk Kidul, Cipareuan, Lingkungpasir, dan Majasari.

Dalam tulisan “Sambal Cibiuk, Warisan Leluhur di Kaki Gunung Haruman” karya Mida Mardhiyyah di Kompasiana, 10 September 2013, disebutkan yang pertama kali memperkenalkan sambal ini adalah seorang penyebar Islam di Cibiuk, Syekh Ja’far Shidiq. Sambal terus dilestarikan oleh putrinya bernama Nyimas Ayu Fatimah.

Ciri khas sambal ini selain warnanya hijau karena pengaruh tomat hijau juga ulekannya tidak terlalu halus. Sambal ini membuat acara makan akan semakin nikmat. Apalagi nasi yang disajikan masih hangat. Cocolkan ke sambal itu, nasi itu akan terasa beda rasanya. Pokoknya nikmat sekali.

Yang mulai mengembangkan Rumah Makan Cibiuk adalah H. Iyus Ruslan. Pada 1999, Iyus mengawali bisnisnya dengan cara menyewa sebuah warung kecil. Bisnis kuliner Iyus terus berkembang hingga rumah sewaannya itu menjadi warung nasi sederhana yang kemudian menjadi rumah makan yang tersebar di berbagai kota.

Menu khas Cibiuk lainnya adalah gurami goreng, ayam bambu, ayam goreng, dan tentu saja minuman yang menyegarkan. Suasana rumah makannya, terutama yang di Jalan Soekarno Hatta, bernuansa pedesaan, juga menjadi daya tarik. Terutama saung dan duduk lesehannya menambah nikmat santapan di sana. *

Rumah Makan Sambal Cibiuk

  • Jalan Lengkong Besar No. 6-8
  • Jalan Prof. Eyckman No. 5 / 3, Cipaganti
  • Jalan Soekarno-Hatta No.508
  • Food Court Pasar Baru, JL Otista
  • Jalan Badak Singa No. 2, Coblong

BAHAN TULISAN: http://www.kompasiana.com/midamardhiyyah/sambal-cibiuk-warisan-leluhur-di-kaki-gunung-haruman_552a7d64f17e61f114d623d6, http://cibiuk.co.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.