Sudirman Street, Pusat Jajanan Serba Ada di Kawasan Sudirman

INI adalah tempat makan baru di Bandung. Namanya Sudirman Street. Tempatnya di sebuah jalan yang menghubungkan Jalan Cibadak dan Sudirman. Untuk memudahkan patokannya berada dekat Jalan Pajagalan atau Restoran Kobe di Jalan Cibadak. Adapun patokan dari Jalan Sudirman adalah Martabak Capitol atau Perdana Wisata Hotel. Tempatnya berada di kiri jalan.

Sudirman Street berkonsep food court atau pusat jajanan serba ada (pujasera). Semua jenis makanan berasal Indonesia, Jepang, Cina, Korea, Malaysia dan Eropa tersedia, seperti bola ubi, pisang keju, roti bakar, martabak, takoyaki, soto kaki, bubur, nasi campur, nasi lemak, dan jenis makanan lainnya.

Menariknya di sana ada mural ketika masuk dari Jalan Cibadak. Tempat ini menjadi favorit pengunjung untuk berfoto-foto.

Pusat jajanan serba ada Sudirman Street. | Foto kulinernikmat.com
Pusat jajanan serba ada Sudirman Street. | Foto kulinernikmat.com

Bagi yang muslim sebaiknya berhati-hati karena maka,nannya banyak yang berbahan babi. Pengelola pusat kuliner sudah mewanti-wanti bahwa tempat ini menjual makanan halal dan nonhalal di neon box yang terpasang di atas pintu masuk kawasan kuliner tersebut. Begitu juga para pedagang tak segan mencantumkan bahan nonhalal tersebut di layer atau spanduk depan kedai mereka.

Sudirman Street buka setiap hari pada pukul 11.00. Pada siang hari sudah berjejer penjual berbagai jenis makanan. Tenant makanan itu berbaur dengan toko-toko seperti toko pakaian, printer, peralatan listrik dan lain-lain. Tapi jangan khawatir, meja-meja dan kursi untuk menikmati makanan sudah berjejer. Pengunjung tinggal duduk manis sambil menunggu pesanan.

Jumat (23/9/2016) sore, para pengunjung yang datang belum banyak. Meja dan kursi hanya terisi beberapa saja. Empat remaja putri tampak bercanda di depan tenant Baso Petojo. Belum ada makanan di meja mereka. Hujan yang mengguyur sore itu tidak membuat basah mereka karena beberapa terpal besar terpasang menutupi kawasan tersebut.

Penjual kuliner lainnya akan buka sekitar pukul 18.00 ketika toko-toko itu tutup. Kedai-kedai itu buka hingga tengah malam. Tempat ini akan semarak dengan lampu warna-warni dan neon box bertuliskan jenis makanan yang dijual. Pada malam hari pengunjung yang datang lebih banyak daripada siang atau sore hari.

Pusat kuliner ini tidak menyediakan tempat parkir khusus. Sepeda motor atau mobil parkirnya berbaur dengan kendaraan yang pemiliknya bukan berkunjung ke Sudirman Street. Sebaiknya yang berkunjung masuknya dari Jalan Sudirman karena untuk mendapatkan tempat parkirnya lebih mudah daripada di Jalan Cibadak.

Sudirman Street Mulai Dibuka November 2015

Sudirman Street mulai dibuka pada November 2015. Sebelumnya Jalan Cibadak sudah terkenal dengan kuliner lezatnya. Di sana terdapar Soto Ojolali yang sudah terkenal ke mana-mana. Tak jauh dari Soto Ojolali ada Restoran Kobe yang menjual menu-menu khas Jepang. Pada malam hari di sepanjang Jalan Cibadak dari Oto Iskandardinata hingga Jalan Astananyar banyak tenda-tenda penjual beragam makanan. *

Copas dari serbabandung.com

Kobe Cibadak, Japanese & Chinese Food yang Relatif Murah

JALAN Cibadak telah terkenal dengan penjual kuliner menu nonhalalnya, seperti sate babi, nasi campur babi dan lain-lain. Namun begitu bukan berarti tidak ada kedai makanan yang halal. Di Cibadak terdapat penjual sate ayam, sekoteng, martabak manis, atau atau Soto Ojolali yang terkenal itu. Jangan lupa juga Kedai Kobe Cibadak.

Kedai Kobe Cibadak menyajikan menu masakan Cina dan Jepang. Dari daftar menu yang mereka sodorkan tak ada satupun makanan yang berbahan dari yang nonhalal.

Restoran Kobe berada tak jauh dari Sudirman Street, pusat kuliner yang lagi ngetop di Kota Bandun dan hanya terhalang beberapa bangunan dari belokan Jalan Pajagalan. Chinese Food & Kobe Tepanyaki Japanese Food ini buka pada malam hari mulai pukul 18.00 hingga tengah malam.

Harga menu-menu di sini relatif murah. Oleh karena itu restoran Kobe menjadi tujuan anak muda yang doyan masakan Cina atau Jepang. Banyak menu yang ditawarkan yang bisa dipilih pengunjung seperti bef teriyaki/teppanyaki, capcay, kangkung cha, nasi gila, mi seafood, nasi ayam campur, sushi, jus asli, dan Steamboat.

Kedai Kobe
Kedai Kobe di Jalan Cibadak

Banyaknya pengunjung dan keterbatasan tempat membuat pengunjung harus antre. Pengunjung harus sabar untuk mendapatkan meja dan menyantap menu khas Kedai Kobe Cibadak. Restoran ini mulai penuh biasanya menjelang isa. Jadi sebaiknya datang ke sini setelah azan magrib.

Steamboat di Kedai Kobe Cibadak

Steamboat satu di antara menu yang favorit di sini. Porsi Steamboat di sini cukup untuk tiga orang. Harganya berada di kisaran Rp 45.000-50.000 dan bisa saja telah diubah oleh pengelola restoran ini.

Steamboat adalah penyajian makanan khas di Cina, Jepang, dan Korea. Biasanya menu yang disajikan terdiri dua piring plus sepanci kaldu atau sup. Piring pertama berisi makanan berprotein seperti ayam, ikan, udang, scalop, tahu, telur, sayuran dan beberapa makanan tambahan seperti cabe isi ikan dan bakso daging. Makanan tersebut disajikan dalam keadaan mentah. Piring kedua berisi menu akarbohidrat seperti mi.

Adapun makanan yang disajikan dalam steamboat di Kedai Kobe Cibadak terdiri dari tofu, jamur, bakso sapi, bakso udang, sosis, sayuran, daging ayam, daging sapi, udang dan cumi. Semua makanan digoreng terlebih dahulu, kemudian dimasukkan ke air kaldu dalam panci khusus. Sajian ini takkan dingin karena dipanaskan api yang menyala di bawah panci. *

Copas dari serbabandung.com

Penjual Kue Basah di Halaman Kantor PSSI Jalan Lodaya Bandung

BAGI penikmat kue basah Buahbatu ada berita bagus. Ternyata pedagang kue yang biasa mangkal di sana pindah ke halaman parkir Gedung PSSI Kota, Jalan Lodaya, Kota Bandung. Mereka pindah pada Ramadan 2016. Para pedagang ini harus meninggalkan tempat lama karena bekas super market di sana direnovasi. Halaman yang biasa dipakai pun dipagar seng tinggi.

Tempat yang lebih luas ketimbang di Jalan Buahbatu membuat penjual dan pembeli lebih nyaman bertransaksi. Tenda terpal memanjang menampung puluhan penjual kue basah. Ada juga pedagang yang berjualan di teras Gedung PSSI. Pembeli selain leluasa untuk berbelanja, kue-kue yang dijual pun bervariasi.

Tempat parkir untuk motor bisa masuk di halaman gedung itu. Untuk kendaraan roda empat bisa parkir di sepanjang Jalan Lodaya. Jalan ini tidak sepadat Jalan Buahbatu jadi memarkir kendaraan di sana relatif aman. Pembeli juga bisa sekalian berolahraga di area lapangan Lodaya.

kue basah
Penjual kue basah di Jalan Lodaya Bandung. | Foto serbabandung.com

Masih seperti di Jalan Buahbatu, mereka menjajakan beragam kue basah, seperti bakwan, risoles, lepet, kue lumpur, nagasari, dadar gulung, apem, lemper, bolu kukus, donat, kue keju, arem arem, pukis, tape goreng, kue lapis, cake, brownies, pisang molen, kue lapis, onde-onde, dan kue basah khas Indonesia lainnya.

Harga Kue Basah Relatif Murah

Harga kue-kue yang relatif murah membuat banyak pembeli y0ang akan menjual kembali kue-kue tersebut di tempat lain. Ada juga untuk dimakan sendiri dan untuk konsumsi sebuah acara. Penjual kue basah melayani pembelian satuan ataupun partai banyak.

Selasa (27/9/2016) pagi tempat berjualan kue basah tersebut tampak ramai. Pembeli silih berganti berdatangan. Penjual pun cekatan melayani pelanggannya. “Mereka pindahan dari Buahbatu. Sebetulnya di Buahbatu masih ada penjual kue, tetapi hanya sedikit dan tidak komplet,” kata petugas parkir di sana.

Pedagang-pedagang kue ini mulai menjajakan kue di Jalan Buahbatu pada 2000-an. Tadinya halaman ini hanyalah sebuah halaman bekas sebuah toko serba ada. Toko serba ada yang bernama Trina ini merupakan toserba pertama yang berdiri di Jalan Buahbatu.

Pembeli yang ke sana tidak hanya datang dari kawasan Buahbatu tapi juga dari daerah lain. Bahkan kue dari kawasan ini telah tercium ke luar kota Bandung. Sekarang pun masih ada beberapa pedagang yang bertahan di Jalan Buahbatu. Oleh karena pedagangnya sedikit, suasananya tidak seramai sebelumnya. *

Copas dari serbabandung.com

Gado-gado Waras Mang Ihin yang Diburu Mahasiswa dan Bule

KALAU ada gado-gado yang disukai orang bule adalah Gado-gado Waras Mang Ihin. Lolasinya di Jalan Cisitu lama No 46 Bandung. Tak hanya bule, warga lokal pun banyak yang menyukai penganan berbahan sayuran ini. Terutama mahasiswa karena kawasan Cisitu tak jauh dari Kampus ITB.

Cikal bakal Kedai Gado-gado Waras Mang Ihin sudah lama ada. Resep yang digunakan pemilik kedai ini, Solihin yang akrab disapa Mang Ihin, merupakan warisan dari mertuanya. Mertuanya pernah menjadi penjual makanan ini di Pasar Baru dan Astana Anyar pada 1975.

Resep pusaka tersebut tidak lantas digunakan Mang Ihin. Perlu waktu yang cukup lama baginya memutuskan untuk berbisnis ini menggunakan resep tersebut. Mang Ihin mulai menggunakan resep tersebut pada 2010.

Keputusannya berbuah manis. Bisnisnya terus berkembang hingga sekarang. Bahkan pelanggan mertuanya masih ada yang datang ke kedainya untuk sekadar bernostalgia menikmati kelezatan gado-gado Mang Ihin.

gado-gado
Gado Gado Waras Mang Ihin. | Foto Gado Gado waras Mang Ihin google plus

Mang Ihin sampai sekarang tidak pernah mengubah resep yang sudah ada. Satu di antaranya adalah tetap mempertahankan sambal kacangnya tidak menggunakan penyedap rasa buatan. Kacang tanahnya pun menggubakan penggilingan khusus.

Mang Ihin mempertahankan rasa sambal kacang yang tidak pedas. Pembeli yang menginginkan rasa pedas tinggal menambahkan saus atau sambal pedas yang telah disediakan. Cara ini memberikan kesempatan bagi yang tidak suka pedas merasakan kelezatan gado-gado Mang Ihin.

Gado-gado Waras Mang Ihin Buka Pukul 09.00

Satu porsi gado-gado Waras Mang Ihin terdiri dari taoge, kol, selada, mentimun, tahu, kentang, telur, lontong, dan emping. Harganya seporsi Rp 14 ribu termasuk sepotong lontong. Harga tersebut bisa saja telah berubah tergantung kebijaksanaan pengelola. Kedai ini buka setiap hari kecuali Minggu mulai pukul 09.00 hingga 15.00.

Solihin mampu menjual sebanyak 50 porsi gado-gado. Pelanggannya yang semakin banyak membuat dia berpikir untuk mencari tempat yang lebih luas dan strategis. “Nanti saya mau cari tempat yang strategis, ada parkir motor dan lebih luas,” katanya seperti dikutip Tribun Jabar. *

Sumber: Rubrik Leisure Tribun Jabar edisi Kamis (29/9/2016)

Martabak di Bandung yang Legit, Enak dan Murah

DI Bandung banyak roda-roda atau kedai martabak. Nama martabak di Bandung bermacam-macam, seperti Martabak San Francisco, Martabak Jayaraga, Martabak Boston, Martabak Tip Top, Martabak Bangka, Martabak Bakung, dan martabak yang lainnya. Variannya juga banyak, ada yang manis, asin, tipis, atau sekarang ada martabak yang berwarna hitam alias martabak mehong.

Martabak di Bandung ada Martabak  San Francisco. Pusatnya di Jalan Burangrang. Cabang-cabangnya banyak beredar di Kota Bandung termasuk di Jalan Buahbatu.Varian martabaknya banyak pilihan. Tak hanya rasa standar seperti rasa kacang, cokelat, atau keju, di sini beragam rasa disediakan, seperti martabak oreo, vanila, jagung, kismis, pisang, atau kombinasi dari berbagai rasa, yang asin juga begitu, ada rasa ikan tuna, kornet, daging asap, dan ada yang isinya sayuran.

Martabak di Bandung yang di Jalan Cijerah

martabak di bandung
Martabak Bangka. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Di Jalan Cijerah 36 A ada Martabak Boston. Di sini menjual berbagai jenis martabak manis maupun telor dengan berbagai rasa. Untuk martabak manis, ada rasa keju, cokelat, kacang, stroberi, nangka, koktail, dan lain-lain.Untuk martabak telor, ada rasa ayam, sapi, kornet, jamur, dan lain-lain. Martabak Boston harganya berada di kisaran  Rp 16.000- 49.000.

Martabak Boston  buka setiap hari mulai pukul 17.00 – 24.00. Di seni tersedia layanan antar, namun hanya bagi pembeli yang berada di kawasan Cijerah. Nomor kontaknya adalah (022) – 602 7946. Kedai Martabak Boston berukuran tidak terlalu besar. Tadinya mereka berjualan di depan sebuah bengkel yang sudah tutup setiap sore.

Masih ada kaitan dengan Martabak Boston adalah Martabak Jayaraga. Kedai martabak ini telah tersebar ke mana-mana di kota ini. Satu di antaranya di Jalan Terusan Buahbatu.Ketika sore tiba selalu banyak yang antre untuk mendapatkan seloyang martabak.

Harga satu loyang Martabak Jayaraga terkenal murah. Satu loyangngnya hanya Rp 18.000. Malah sebelumnya harganya hanya Rp 15.000.

Martabak Jayaraga menyediakan dua jenis martabak, yakni martabak manis dan asin. Untuk martabak manis ada rasa kacang cokelat, keju, keju kacang cokelat, keju pisang, keju kismis dan keju jagung. Adapun untuk martabak rasa asin ada martabak telur ayam, dan martabak telur kornet.

Jongko atau roda-roda martabak di pinggiran jalan Kota Bandung banyak yang bermerek Martabak Bangka. Martabak ini  tidak berbeda dengan martabak lainnya. Bentuknya bulat, kemudian dipotong-potong kecil ke dalam kotak terbuat dari kardus. Variannya juga nyaris sama, ada rasa keju, pisang, meses, kacang, atau rasa lainnya.

Martabak Bangka ada yang rasa asinnya. Ada yang rasa daging sapi, telur, atau ayam. Uniknya setiap membeli martabak Bangka rasa asin, pembali mendapat tambahan kuah pempek yang dimasukan ke dalam kotak sebagai bumbu penyedap. *

Sumber: Copas dari serbabandung.com

Bebek Goreng Lezat yang Jadi Pilihan Pemburu Kuliner

SEKARANG bebek goreng menjadi makanan favorit. Buktinya banyak bermunculan restoran yang menawarkan sajian bebek. Nama-nama seperti Bebek Garang, Bebek McDarmo, Bebek Setan bergantian menghiasi media sosial. Mereka menawarkan kelebihannya masing-masing. Penggemarnya pun hari ke hari makin banyak.

Yang pertama adalah Bebek Segar Merangsang atau Garang. Restoran sajian khusus bebek ini ada di Jalan Braga, Jalan Sulanjana, Jalan Riau, Straits Kitchen TSM, dan Cimahi. Sesuai dengan namanya yang segar merangsang, nama-nama menunya juga unik.

Sambal Bebek Garang memiliki sambal yang pedas. Bebeknya berukuran besar. Untuk menjaga pelanggannya kerasan di sini disediakan permainan seperti ludo, ular tangga, atau uno.

Bebek Goreng
Bebek Goreng Pak Endut. | Foto Foto-foto http://www.pakndut.co/

Bebek McDarmo di tempat parkir Taman Lalu Lintas di Jalan Belitung juga menjadi buruan penggemar daging unggas ini. Tenda McDarmo sebetulnya tidak hanya menjual bebek tapi pecel lele, ayam, dan lain-lain. Bebeknya garing dan gurih, sambalnya mantap. Pelanggan harus antre untuk menikmati seporsi goreng bebek. Bukanya mulai pukul 17.00 hingga menjelang tengah malam.

Restoran bebek di Jalan Sumatera patut diperhitungkan. Namanya Bebek Goreng Pak Ndut. Bebek yang digoreng terbuat dari daging bebek dengan berat yang sudah ditentukan. Dagingnya gurih dan teksturnya lembut serta tebal.

Teknik menggorengnya menggunakan minyak panas pada suhu optimal sehingga daging bebek berwarna kuning kecokelatan. Menu yang disajikan Pak Ndut bervariasi. Terdiri dari 8 olahan daging bebek dengan resep Original, Ijo, Sangan, Remuk, Serundeng, Kremes, Asam Manis serta Lada Hitam.

Bebek Goreng di Pasirkaliki

Bebek Kaleyo di Jlan Pasirkaliki No. 185 – 189 merupakan restoran bebek yang sudah berjualan sejak 1976. Outlet yang di Bandung merupakan outlet yang ke-14. Sebelumnya, Bebek Kaleyo sudah ada di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Tempat makan ini memiliki tagline “empuk, lezat dengan sambal dahsyat”.

Kalau yang ini nama restorannya serem yakni Bebek Setan. Lokasinya ada dua di Jalan Lodaya dan di Jalan Ambon. Nama setan disematkan pada makanan bebek ini karena sambalnya yang super pedas. Menu yang ditawarkan di sini adalah bebek plecing yang bisa dibakar atau digoreng, bebek sambel Ijo yang bumbunya didominasi cabai rawit hijau dan disajikan dengan baluran sambel ijo, dan bebek original ala Bebek Setan yang rasanya tidak pedas. *

Copas dari Serbabandung.com

Sumber:
infobdg.com

Home


http://bebekkaleyo.com
http://www.bebeksetan.com

Donat Lokal Enak yang Mulai Digandrungi Penikmatnya

DUNKIN’ Donut atau J.Co Donuts sudah tak asing lagi. Kedua merek donat ini telah menguasai pasar di kota-kota besar di Indonesia. Persaingan kedua mereka ini sekarang diintip oleh merek-merek lokal yang tak boleh dipandang sebelah mata. Di Bandung,  kue dari Amerika buatan lokal tersebut sudah banyak penggemarnya.

Jenisnya beragam ada donat madu, yang berbahan dari ubi, yang bentuknya tidak menyerupai cincin, dan lain-lain. Cara pemasarannya pun beragam ada yang waralaba, lewat online, konvensional, bahkan sekarang ada yang  dijual di kaki lima.

Donat Madu Cihanjuang. Donut ini rendah kadar gula. Rasanya empuk seperti donat brand premium. Harga jualnya terjangkau. dan menawarkan beragam varian topping seperti Abon, Almond, Durian Pisang, Choco Crispy, Chocolate, Keju, Lemon dan lain.

Donut rendah kadar gula ini terus berkembang. Gerainya mulai beroperasi pada Mei 2010. Sekarang gerai-gerainya mulai banyak di Bandung. Harganya Rp 4500, Rp 27 ribu per ½ lusin dan Rp 50 ribu per lusin. Harga tersebut bisa saja telah berubah.

donat
Donat. | Foto id.wikipedia.com

Kue dari Amerika berbahan yogurt pengganti susu full cream dijual di Taman Cibaduyut Indah E-22 dan di Jalan Kopo Katapang Km 13,5. Oleh karena berbahan dari yogurt, donut ini rendah lemak. Pemiliknya mengklaim inovasi ini yang pertama di Indonesia. Varian donat yang dijual di antaranya oreo dark, banana cheese, tiramisu, dan rainbow raspberry. Harganya Rp 50.000 per lusin, Rp 26.000 per 1/2 lusin, dan Rp 4.500 per satuan.

Donat kentang dan ubi ungu Dy and Dy di Jalan Prof Eyckman No 36. Pemiliknya Eddie Kurnianto sudah menjajakannya sejak 2009. Eddi berinovasi menambahkan kentang, ubi ungu, ubi cilembu, atau oreo ke dalam adonannya. Proses membuatnya tidak melalui pemanggangan di dalam oven melainkan digoreng. Harganya Rp 5.000.

Ada Juga Donat yang Bentuknya Lucu

Kalau yang ini bentuknya berbeda dengan yang lain. Namanya Dino Donuts. Bentuknya menyerupai  dinosaurus lucu. Tak hanya bentuk, teksturnya Dino Donuts empuk namun tidak kempes. Donut yang mulai beroperasi sejak Desember 2015 ini berlokasi di Jalan Sabang no 1A Bandung. Awalnya pengelola donat ini melayani penjualan lewat online via Instagram dengan akun @dinodonuts.

Nico Donuts di Jalan Garuda No 90A Bandung. Nico Donuts menjual topping beragam ada rasa almond, stroberi, blueberry, cokelat, oreo, mocca, mint, keju cair, dan keju parut. Di kedainya ada tempat nongkrong yang dilengkapi wifi gratis. Harganya pun relatif terjangkau. *