Legit dan Segarnya Cendol Elizabeth

SATU di antara banyaknya minuman tradisional yang menyegarkan dan banyak dicari di Kota Bandung adalah es cendol. Salah satu es cendol yang menjadi favorit adalah es cendol Elizabeth. Rasanya manis legit, dan cendolnya terasa dingin di tenggorokan. Belum lagi irisan buah nangkanya yang harum dan menggoda selera.

Es cendol ini juga bisa diperoleh di Jawa Tengah. Orang sana menyebutnya dawet. Kalau diperhatikan secara seksama cendol dan dawet memiliki perbedaan. Kalau cendol berwarna hijau memiliki ukuran lebih besar. Sedangkan dawet warnanya biasanya putih, memiliki ukuran kecil.

Cendol Elizabeth di Jalan Inhoftank Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung
Cendol Elizabeth di Jalan Inhoftank Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung

Dalam satu gelas es cendol Elizabeth merupakan perpaduan cendol, irisan nangka, santan kental, serutan es batu, dan larutan gula merah yang kental. Gula merah cendol Elizabeth akan tersa beda dengan cendol lainnya karena gulanya didatangkan khusus dari perajin gula di Cilacap, Jawa Tengah.

Seperti cendol lainnya, cendol Elizabeth terbuat dari sagu. Cendol itu menjadi hijau tidak menggunakan zat pewarna, melainkan menggunakan pewarna alami yang berasal dari daun suji. Supaya cendol itu baunya harum digunakan daun pamdan yang memang sering digunakan untuk pengharum makanan.

Selain gula yang didatangkan dari Cilacap, bahan-bahan lain yang disebutkan di atas juga merupakan pilihan dari tempat penghasil bahan-bahan itu. Sagu didatangkan dari Kepulauan Riau. Sedangkan pandan dan daun suji berasal dari kebun di Ciparay dan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Kedai es cendol Elizabeth berada di Jalan Inhoftank No. 64 Bandung. Di kedai tersebut selain menjual ea cendol juga menjual menu lain seperti batagor, mi bakso, lotek, dan minuman lainnya.

Jalan Inhoftank berada di seberang Lapangan Tegallega. Hanya beberapa meter dari Museum Sribaduga. Dari traffic light di perempatan Jalan Oto Iskandardinata dan Jalan BKR dari arah Mohamad Toha belok kiri. Jalan ini juga tembus ke Jalan Soekarno Hatta.

Selain di kedai di Jalan Inhoftank, cendol Elizabeth juga bisa diperoleh di Jalan Oto Iskadardinata, Cihampelas, Merdeka, Buahbatu, Setrasari, Pahlawan, Kopo, Majalaya, dan di Tasikmalaya. Cendol Elizabeth banyak dijual pedagang kaki lima namun tidak semua menjual benar-benar cendol Elizabeth karena ada juga yang hanya menggunakan namanya saja. *

Es Cendol Elizabeth

  • Lokasi di Jalan Inhoftank No. 64 Bandung
  • Cendolnya terbuat dari sagu
  • Menggunakan pewarna alami dari daun suji
  • Sebagaia pewangi dipilih daun pandan

Menikmati Kopi Hawaii di Wiki Koffie

PENIKMAT kopi tidak ada salahnya untuk mencoba menu kopi di Wiki Koffie. Wiki Koffie memberikan seduhan kopi yang mungkin belum pernah dirasakan di tempat lain. Di sini penikmat kopi bisa merasakan kopi yang asalnya dari  kawasan yang sama sekali tidak disangka-sangka.

Sudah merasakan kopi Hawaii? Jika ingin menikmati sensasi kopi dari negara bagian Amerika ini, di sini tempatnya. Hawaii yang terkenal lewat pemandangan eksotis, gunung berapi, dan pantainya, ternyata penghasil kopi juga.

wiki koffieTentu saja di sini tak hanya menyediakan jenis kopi dari  mancanegara.  Kopi hasil petani-petani Indonesia yang tentu saja tak kalah nikmatnya dan menyegarkan disediakan di sini.

Bagi yang tidak suka kopi, jangan langsung balik kanan meninggalkan kafe ini, karena di sini juga terdapat minuman yang lain. Pengelola Wiki Kofie menyediakan menu cokelat, smoothies. Bagi yang suka teh  tersedia juga menu beragam minuman berbahan teh, mulai dari lemon tea hingga green tea.

Untuk menu mengenyangkan perut ada American  Breakfast. Cocok buat sarapan. Sedangkan untuk makan siang menu
yang tersedia  paket nasi. Sedangkan untuk makanan ringan ada kue telor, potato wedges, fried calamary, fried potato balls, chicken wings, dan lain-lain.

Wiki Koffie berada di persimpangan Jalan Braga, Lembong,  dan Suniaraja. Dari arah Braga kafe ini sudah terlihat. Tinggal nyebrang ke arah Jalan Lembong. Gedungnya bercat putih. Kemudian araitekturnya bergaya lama seperti lazimnya bangunan-bangunan di sana.

Kursi yang disediakan di kafe ini terbatas, hanya belasan saja. Jadi jika tidak kebagian kursi sebaiknya bersabar menunggu. Pengunjung bisa duduk dulu di kursi yang telah disediakan di  bagian luar kafe teraebut sambil menikmati pesona Jalan Braga.

Kafe  masih relatif baru. Namun di dunia maya  sudah banyak yang membahasnya di media sosial.  Pembahasannya mulai dari menu, harga, hingga lokasi kafe ini. Dalam sebuah blog ditulis pengunjung bisa terpuaskan dengan hanya  Rp 50.000.  Dengan uang sejumlah itu pengunjung bisa membeli minuman sekaligus makanan. Dari daftar menu yang dipajang di blog, harga menu di kafe ini relatif tidak mahal.  *

Wiki Kofie

Alamat: Jl. Braga No.90, Bandung, Jawa Barat 40111
Telepon: 0821-2657-8881
Jam Buka:  08.00–00.00

Merasakan Sensasi Es Krim Jadul di Rasa Bakery & Cafe

INGIN merasakan sensasi es krim jaman dulu? Jangan sungkan, datang saja ke Rasa Bakery & Cafe di Jalan Tamblong. Di sini memang tersedia menu es krim yang lezat dan menyegarkan. Es krim di sini buatan tangan para ahli yang telah berpengalaman. Bahannya dari susu asli, dan tanpa bahan pengawet.

Menu yang sering dicari para pengunjung adalah es krim coconut royale. Es Krim ini merupakan campuran dari tiga rasa, yakni rasa stroberi, moka, dan pisang. Penyajiannya juga unik, es krim  disimpan dalam batok kelapa muda yang terbelah.

Di sini juga tersedia menu es krim lainnya, seperti banana split, dan tutti frutti. Pengunjung juga bisa mencoba menu unik seperti es krim snow white, sleeping beauy, pink lady, dan hawaiian love song. Sedangkan untuk anak-anak ada es krim mickey, clown, dan ballet.

Selain es krim Rasa Bakery & Cafe juga menyediakan masakan Eropa, seperti saucijs brood. Saucijs brood atau roti sosis adalah roti yang sudah ada sejak jaman Belanda. Meski begitu, roti klasik ini masih banyak penggemarnya. Bagian luar kue ini terbuat dari puff pastry, dan sosisnya merupakan daging giling yang telah dibumbui.

Kue Eropa lain yang bisa diperoleh di sini adalah kue amandel. Kue amandel adalah kue yang kulitnya berlapis-lapis dan renyah. Di dalamnya terdapat kombinasi kacang tanah dan gula. Kue ini termasuk penganan langka.

Meski menawarkan menu Eropa, di sini juga tersedia menu masakan Indonsia, seperti laksa, soto bandung, nasi timbel, nasi pepes, nasi rames, rawon, soto betawi, bakso malang, sop buntut, gulai iga sapi, dan gado-gado.

Sedangkan untuk minumannya selain es krim tersedia es lemon tea, milk shake, fruit punch, strawberry float dan orange blossom. Pengunjung juga bisa memesan es cincau, es kopyor, es cendol, es shanghai, es doger, es alpukat, atau minuman lainnya.

Lokasi Rasa Bakery & Cafe hanya beberapa meter dari patung Persib dan Masjid Lautze 2. Bangunannya yang bergaya arsitektur art deco terlihat bercat putih. Sedangkan di setiap jendela terpasang kanopi kuning. Plang namanya mencolok berwarna merah putih di atas pintu masuk cafe.

Restoran ini berdiri pada 1936 dengan nama Hazes Shop & Cafe. Pada 1963, Ny Kamarga mendapatkan hak kepemilikan restoran ini. Lima tahun kemudian namannya berubah menjadi Rasa Bakery and Cafe.

Menu Rasa Bakery and Cafe

  • Es krim coconut royale
  • Es krim banana split
  • Es krim tutti frutti
  • Es krim snow white
  • Es krim sleeping beauy
  • Es krim pink lady
  • Es krim  hawaiian love song
  • Es krim untuk anak-anak pun tersedia seperti mickey, clown, dan ballet.
  • Di restoran ini kini tersedia menu lokal seperti laksa, soto bandung, nasi timbel, nasi pepes, nasi rames, rawon, soto betawi, bakso malang, sop buntut, gulai iga  sapi, dan gado-gado
  • Di sini juga tersaji es lemon tea, milk shake, fruit punch, strawberry float dan orange blossom. Penikmat kuliner juga dapat menikmati es cincau, es kopyor, es cendol, es shanghai, es doger, es alpukat

Kue Balok yang Naik Kelas

KUE ini enaknya disantap saat hangat. Biasanya disantap untuk mendampingi kopi atau teh pada malam atau pagi hari. Bentuknya seperti balok, dan rasanya manis. Ya, betul, namanya kue balok. Penganan tradisional asli Bandung ini tak tergerus makanan modern yang semakin banyak ragamnya.

Kue yang biasanya dijual di pinggir jalan sudah naik kelas. Sekarang sudah banyak pedagang kue balok di kafe dan di kedai-kedai. Kue balok sekarang semakin kaya rasa dengan beragam topping yang tersedia, seperti keju, cokelat, atau stroberi.

Kue balok di Jalan Moh Toha Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat
Kue balok di Jalan Moh Toha Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Kue balok Pajagalan adalah salah satu favorit penikmat penganan ini. Lokasinya di pertigaan Jalan Astanaanyar dan Jalan Pajagalan. Pelanggannya datang dari berbagai kalangan, di antaranya ibu-ibu yang baru pulang dari pasar, dan orang bermobil yang sengaja datang.

Penjual kue balok, Asep, menjajakannya di gerobak yang sudah tersedia pembakaran cetakan kue balok. Untuk membakarnya Asep membutuhkan arang. Gerobak Asep siap melayani pelanggannya mulai pukul 04.00 hingga pukul 10.00.

Kue balok di Bandung di Jalan Abdul Rahman Saleh juga favorit. Kue balok ini sudah ada sejak 1960-an. Buka dari sore sampai malam hari, kecuali hari Minggu. Kue balok di sini tersedia dalam berbagaj rasa, seperti cokelat, keju, stroberi.

Kue balok juga ada di Jalan Cihapit, Bandung. Namanya kue Balok Mang Uju. Kue balok ini adonannya kental karena tidak menggunakan air. Cairan yang digunakan hanya susu murni yang masih segar. Sedangkan bahan-bahannya adalah terigu, telor, gula murni, dan pengembang.

Uniknya kue balok Mang Uju, kendati sudah dingin karena disimpan dalam satu hari, teksturnya tidak berubah tetap lembut. Untuk kembali menyantapnya tinggal hangatkan saja di microwave. Rasanya dijamin seperti pertama kali membeli.

Kedai Kue Balok ini juga terdapat di Jalan Cicalengka Antapani, dan Jalan Ganeca (ITB). Harga kue balok Mang Udju Rp. 1.250 per buah dan yang bertoping Rp.1.500 per buah. Harga minuman berkisar Rp. 4.000 – Rp.  5.000. Harga tersebut bisa saja telah berubah sesuai kebijaksanaan pengelola kue balok Mang Uju. *

Kue Balok di Bandung

  • Jalan Moh Toha Dekat Gerbang Tol
  • Jalan Buahbatu
  • Jalan Kliningan
  • Jalan Cihapit
  • Jalan Abdul Rahman Saleh
  • Jalan Cicalengka Antapani
  • Jalan Ganeca

Bakso, Pangsit, Tahu, Siomay, Ceker ala Mie Akung

JANGAN kaget kalau sebulah penuh, selama Ramadan kedai mi ini tutup. Begitu juga pada Ramadan tahun ini. Jalan Lodaya dekat persimpangan Pelajar Pejuang-Martanegara-Lodaya biasanya pada siang selalu ramai, sebulan ke marin terlihat sepi. Tidak banyak mobil yang parkir di sana.

Kedai mi yang selalu tutup pada Ramadan ini namanya Mie Akung. Kedai ini sudah terkenal ke mana-mana. Tak hanya warga Bandung, orang luar kota pun berdatangan ke sini untuk menikmati seporsi Mie Akung yang terkenal lezat.

Mie Akung Jalan Lodaya Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat
Mie Akung Jalan Lodaya Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Lokasi Mie Akung di Jalan Lodaya No.123. Dari perempatan Jalan Martanegara, Jalan Lodaya, dan Jalan Pelajar Pejuang jaraknya hanya beberapa meter saja. Kalau dari Jalan Buahbatu tinggal belok ke kanan menelusuri Jalan Pelajar Pejuang. Dari lampu setopan tinggal belok kiri. Hanya beberapa meter dari sana.

Kedai mie ini berdiri sekitar tahun 1996, ketika itu kawasan Buahbatu, terutama Jalan Lodaya tidak seramai sekarang. Rumah makan di sana bisa diitung jari. Kepadatan lalu lintas pun jarang terjadi.

Mie Akung buka setiap hari kecuali pada Jumat. Kedai ini mulai buka pukul 10.00 hingga pukul 22.00. Untuk menghindari kepadatan dan tidak kabagian lahan parkir sebaiknya pilih waktu yang tepat. Di kedai ini saat makan siang apalagi weekend, akan dipadati pengunjung.

Bagi yang menggunakan kendaraan roda empat harus memperhatikan tempat parkir karena kedai ini dekat dengan traffic light, bisa menyulitkan untuk memarkirkan kendaraan di tempat tersebut. Tempat parkir di Kedai Mie Akung tidak luas sehingga kendarannya sering meluber ke tepi jalan.

Menu yang tersedia di Mie Akung, di antaranya BPTSC (Baso, Pangsit, Tahu, Siomay, Ceker). Ini adalah menu favorit para penikmat mi. Pengunjung juga bisa memesan salah satu, seperti bakso saja, pangsit, tahu, siomay, atau ceker saja. Menu ceker ini mulai banyak dipesan para pengunjung Mie Akung kerena kerenyahannya, dan rasanya.

Bisa juga penikmat bakso memesan yamin komplet. Kalau yang ini harganya Rp 41.000 satu porsinya. Satu porsinya sangat banyak. Bisa dinikmati dua atau tiga orang. Harga tersebut bisa berubah tergantung pengelola Mie Akung. *

Mie Akung

  • Lokasi Jalan Lodaya No. 123
  • Berdiri. Sekitar tahun 1996
  • Kecuali pada Jumat, setiap buka pukul 10.00 – 22.00
  • Menu favorit di sana adalah BPTSC (Baso, Pangsit, Tahu, Siomay, Ceker)
  • Penikmat bakso Akung juga boleh memesan salah satu dari bakso, pangsit, tahu, siomay, atau ceker

Susu Murni Jalan Pungkur

MENIKMATI susu murni di Kota Bandung banyak tempatnya. Ada yang menggunakan roda, mobil, jongko, bahkan di kafe. Tapi yang ini lain. Deretan pedagang susu murni di Jalan Pungkur ini sudah lama menjajakan dagangannya di sana.

Ada beberapa kedai susu di sana. Posisinya tidak jauh dari perempatan Jalan Oto Iskandardinata-Pasirkoja. Beberapa warung susu murni ini menjual berbagai rasa susu, seperti rasa melon, stroberi, atau tawar.

Susu murni Jalan Pungkur Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat
Susu murni Jalan Pungkur Bandung. | Foto kulinernikmat.com #kulinernikmat

Jika siang hari berkunjung di sana, tempat ini seperti oasis di tengah gurun. Bayangkan di tengah terik panas matahari, kepadatan lalu lintas, dan lalu lalang orang, ada sebuah warung yang menawarkan kesegaran. Segelas susu bisa mengubah kepenatan menjadi keceriaan.

Pengunjung tinggal masuk ke warung itu. Mereka yang kebetulan menjaga warung akan menawarkan segelas susu. “Stroberi, tawar, atau rasa apa?” tanya penjaga itu. Pembeli tinggal memilih. Kemudian pilih meja yang telah disediakan. Tak lama kemudian segelas susu pesanan akan segera menghampiri.

Di sana tak hanya ada menu susu murni saja. Di etalase di bagian toko ini tersedia penganan yang menggoda selera. Kue basah yang siap dipilih di antaranya risoles, sus, putu mayang, kue lapis, lemper, dan yang lainnya.

Susu yang dijual di warung di Jalan Pungkur didatangkan dari Lembang. Sedangkan kue-kuenya ada yang mengirimnya. Warung-warung di sini tidak membuat sendiri kue-kue di sini. “Susunya didatangkan dari Lembang bukan dari Pangalengan,” kata pria berkaus hitam itu, Selasa (24/2/2015).

Warung susu murni di Jalan Pungkur sudah lama berdiri. Pelayan warung susu di sana memang tidak memastikan sejak kapan berdiri. Namun seorang pengunjung mengaku sempat mendatangi tempat itu bersama ayahnya ketika dia masih di SD.

“Usia saya sekarang 45 tahun. Jadi sekitar tahun 80-an saya pernah ke sini,” kata pengunjung tersebut sambil menyeruput susu murni rasa stroberi, Selasa (24/2/2015).

Harga susu yang ditawarkan di sini relatif murah, pengunjung cukup membayar Rp 5.000. Kue-kuenya pun harganya terjangkau. Namun harga-harga tersebut setiap saat bisa berubah tergantung pengelola warung. (*)

Menu Susu Murni Jalan Pungkur

  • Susu murni rasa melon
  • Susu murni rasa stroberi
  • Susu murni rasa tawar
  • Risoles
  • Sus
  • Putu mayang
  • Kue lapis
  • Lemper

Warung Nasi Bu Eha yang Sambalnya Mantap

BANYAK rumah makan atau warung makan yang menawarkan sensasi manu tradisonal, tetapi yang ini rada lain. Berada di keramaian Pasar Cihapit, warung makan ini sudah terkenal sejak 1960-an. Konon istri Presiden I Indonesia, Soekarno, Ibu Inggit Garnasih menjadi satu di antara pelanggan warung ini.

Namanya Warung Nasi Bu Eha. Lokasinya berada di Pasar Cihapit. Kawasan Cihapit tidak jauh dari keramaian Jalan LLRE Martadinata (Jalan Riau) tempat factory outlet berjejer, dan berbagai kuliner. Kawasan ini pun terkenal dengan pasar yang menjual barang-barang bekas.

Warung Nasi Bu Eha Pasar Cihapit Bandung. | Foto wikimapia.or
Warung Nasi Bu Eha Pasar Cihapit Bandung. | Foto wikimapia.or

Warung ini berdiri sudah lama sekali, pada 1947. Warung ini milik Nok. Nama Eha merupakan nama kecil pemilik warung ini. Warung ini merupakan warisan dari orang tua ibu Eha. Warung itu mulai berpindah tangan sekitar 1960-an.

Pada 1970-an menjadi buruan para mahasiswa yang kuliah di Bandung. Sekarang, mereka masih ada yang berkunjung ke sana untuk bernostalgia. Sajian tradisional masih menjadi daya tarik para pelanggan untuk kembali ke warung ini.

Gaya lama yang dipertahankan Warung Nasi Bu Eha adalah prasmanan. Pelanggan warung ini bisa memilih apa saja lauk yang ada di meja, layaknya penyajian dalam sebuah pernikahan. Di ujung meja tinggal dihitung makanan apa saja yang diambil.

Selain sajian tradisional, yang menarik lainnya di warung ini adalah deretan foto Soekarno yang berderet di dinding. Sedangkan di bagian lain warung ini terpajang foto-foto putra Bung Karno, Guruh dan Guntur.

Menu dulu dan sekarang di warung ini sedikit berbeda. Dulu warung ini sering menyajikan lotek, sate ayam, juga kentang ongklok. Kentang ongklok adalah kentang rebus yang memakai susu murni yang disukai orang Belanda.

Adapun menu sekarang adalah bebagai jenis pepes, goreng ikan, gepuk, perkedel kentang dan jagung, Soto Bandung, ikan bawal, ayam goreng, urap, dan kepala ikan kakap, menjadi pilihan para pengunjung.

Menu lainnya yang jangan terlupakan adalah sambel dadakan alias sambal yang dibuatnya saat itu juga. Sambel ini berbahan yang masih segar. Rasanya super pedas dan sangat khas.

Mau coba? Datang saja ke Cihapit. *

Warung Nasi Bu Eha

  • Di Pasar Cihapit Bandung
  • Berdiri pada 1947
  • Konon menjadi langganan Ibu Inggit Garnasih, istri Presiden I RI, Soekarno.
  • Menunya ada berbagai pepes, goreng ikan, gepuk, perkedel kentang dan jagung, soto Bandung, ikan bawal, ayam goreng, urap, dan kepala ikan kakap