Kuliner Malam Ala Warung Ceu Mar

KEHIDUPAN malam di Kota Bandung semakin menggeliat, tak terkecuali dengan kuliner. Memasuki tahun 2000-an ini, banyak bermunculan kuliner-kuliner yang justrunya buka pada malam hari. Kuliner malam ini menyisir warga Bandung yang gemar begadang sambil mencari angin pada malam hari. Selain itu juga menyisir warga Bandung yang baru bisa pulang bekerja pada malam hari.

Salah satu kuliner malam yang populer di Kota Bandung adalah Warung Ceu Mar. Warung makan Ceu Mar berada di Jalan ABC, dekat Sungai Cikapundung. Dekat dengan pasar elektronik Cikapundung, dan hanya beberapa meter dari Jalan Braga. Warung ini bukanya pada pukul 18.00 hingga 04.00.

Warung Ceu Mar Jalan ABC Bandung. | Foto serbandung.com #serbabandung
Warung Ceu Mar Jalan ABC Bandung. | Foto serbandung.com #serbabandung

Warung yang menyajikan masakan tradisional terutama masakan Sunda ini memiliki menu favorit. Salah satunya adalah gulai sapi. Daging sapinya empuk, dan tentu saja bumbunya yang sangat terasa nikmat. Menu favorit ini bisa saja berbeda antarpengunjung karena menu di Warung Ceu Mar banyak ragamnya.

Nasi rames perpaduan aneka macam sayur dan lauk pauk juga tidak kalah lezat. Lauk pauk yang disediakan tergolong sangat lengkap dan komplet. Semur jengkol, bihun, telur kecap, oseng-oseng usus, babat, bakwan, tempe dan tahu, lalapan dan sebagainya, bisa jadi pilian untuk menemani nasi putih. Jika masih kurang masih ada variasi lain yakni beberapa jenis kerupuk yang tersedia di sini.

Untuk setiap pengunjung ke warung ini jangan berharap menemukan patokan harga atau bandrol setiap menu. Terkait harga ini hanya Ceu Mar yang tahu. Satu porsi plus minuman biasanya harganya berada di kisaran Rp 10.000-20.000.

Pengunjung harus antre untuk mengambil yang diinginkan karena di sini konsepnnya adalah prasmanan atau bufet. Di meja telah tersaji berbagi menu pengunjung tinggal memilihnya. Pilih apa saja sesuai keinginan. Bayarnya, di meja kasir yang telah disediakan di sana, dan Ceu Mar atau petugas lainnya akan menghitungnya. Setelah itu pengunjung membayarnya.

Di ujung meja prasmanan biasanya ada sapaan khas Ceu Mar pada pelanggannya, yakni kasep dan geulis (ganteng dan cantik). Setelah bayar, pengunjung tinggal memilih meja yang telah disediakan di tepi Jalan ABC. Makan di bawah sepoi-sepoi angin malam di Kota Bandung pasti memiliki sensasi tersendiri.

Warung Ceu Mar biasanya mulai ramai dikunjungi penikmat masakan tradisional ini sekitar pukul sembilan malam sampai jam sebelas. Setelah itu kembali agak sepi, dan ramai kembali antara pukul dua hingga tiga dini hari karena tempat-tempat hiburan malam, seperti night club, cafe dan lainnya telah tutup.

Mau Coba? *

Menu Warung Ceu Mar

  • Gulai sapi
  • Nasi rames
  • Semur jengkol
  • Bihun
  • Telur kecap
  • Oseng-oseng usus
  • Babat
  • Bakwan
  • Tempe Tahu
  • Lalapan
  • Beberapa jenis kerupuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.